Meet the Korean Diva, "The God of Highnotes"

by Marketing on Jun 18, 2016

“Mariah Carey from Korea”. Julukan ini memang tepat ditujukan padanya mengingat kemampuan vokalnya yang fantastis. Kim So Hyang adalah seorang penyanyi asal Korea Selatan yang lahir di Jeollanamdo, Gwangju, 5 April 1978. Selain berparas cantik, range vokal yang dimilikinya juga di atas rata-rata penyanyi Asia pada umumnya. Mampu menjangkau nada hingga 4 oktaf, So Hyang masuk dalam daftar penyanyi paling berbakat di Korea.

Berkarir di jalur musik gospel, penyanyi berbakat ini banyak menyita perhatian lewat perannya di grup CCM (Contemporary Christian Music) POS. Lulusan Bahasa dan Literatur Prancis Universitas Kyunghee ini memulai karirnya di tahun 1996 dengan lagu MR. Namanya semakin dikenal ketika ia mengikuti kontes menyanyi I’m A Singer season 2 pada 8 Juli 2012. Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika ia membawakan lagu Fate

Pada tahun 2014 ia didaulat untuk menyanyikan lagu kebangsaan Amerika pada liga basket paling bergengsi, NBA. Kemampuan menyanyinya yang luar biasa juga menarik perhatian Michael Bolton, seorang penyanyi  dan penulis lagu asal Amerika. Pertemuan pertama keduanya terjadi pada tanggal 8 November 2014 di kontes menyanyi The Immortal Song 2, edisi spesial Michael Bolton. Episode tersebut merupakan penampilan perdana So Hyang di acara tersebut. So Hyang menyanyikan lagu Lean On Me, bertanding melawan penyanyi berbakat lainnya seperti Lena Park, Hyorin, Ailee, Moon Myung Jin, dan Seo Ji An. Aksinya yang memukau mampu membuat seluruh penonton berdecak kagum dan menjadikannya pemenang, mengalahkan Lena Park yang membawakan lagu Completely dengan skor 442 – 429.

Michael yang pada saat itu mengunjungi Korea dalam rangka tur konsernya kemudian mengundang So Hyang dan Seo Ji An juga turut serta dalam konsernya. So Hyang tampil membawakan lagu The Prayer, berduet dengan Michael. Di akhir konser, ia kembali berduet dengan Michael membawakan lagu Lean On Me, kali ini dengan aransemen yang lebih santai.

Salah satu penampilannya yang paling berkesan bagi penulis adalah ketika ia membawakan lagu Arirang Alone. Ia mampu mencapai nada Bb5 dan berhasil membuat merinding setiap telinga yang mendengarnya.